Selasa, 04 Desember 2018

Psikologi Pendidikan


                                                                        BAB I
                                                              PENDAHULUAN
 A.   Latar Belakang
Belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan maksud memperoleh pengetahuan serta untuk meningkatkan keterampilan yang dimiliki seseorang, kegiatan belajar dapat dilakukan dimana saja misalnya di perpustakaan, museum, sekolah maupun tempat rekreasi. Menurut Wertheimer proses belajar tidaklah tepat mempergunakan metode menghafal tetapi, tetapi lebih baik bila murid belajar dengan pengertian atau pemahaman.
Kegiatan belajar harus berlandaskan pada teori-teori dan prinsip-prinsip belajar agar bisa mencapai tujuan dari kegiatan belajar tersebut. Teori belajar membahas dan menjelaskan bagaimana individu belajar dengan maksud memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai dari suatu proses pembelajaran. Teori-teori belajar dapat digunakan sebagai landasan untuk menciptakan suatu proses atau kegiatan pembelajaran yang ingin dicapai oleh seorang guru khususnya dan oleh masyarakat luas pada umumnya, salah satunya teori belajar kognitif yang akan dibahas dalam makalah ini.
                                                    BAB II

                                                       PEMBAHASAN

A. Pengolahan  Informasi Dan Teori Pembelajaran  Kognitif  
          Pengolahan informasi mengandung pengertian tentang bagaimana seorang individu mempersepsi, mengorganisasi, dan mengingat sejumlah besar informasi yang diterima individu dari lingkungan. Hal yang demikian juga dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi dapat dikatakan sebagaimana respon individu terhadap informasi yang diberikan oleh lingkungan disekitarnya. Pengolahan informasi merupakan perluasan dari bidang kajian ranah psikologi kognitif. Dimana dalam ranah psikologi kognitif ini sebagai upaya untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur cara berpikirnya orang (Anderson, 1980). Dalam teori pengolahan informasi memiliki suatu perbedaan dengan teori belajar yaitu pada derajat penekanan pada soal belajar. Pengolahan informasi tidak memberlakukan belajar sebagai titik pusat penelitian yang utama melainkan juga melihat sisi lainnya, seperti pada informasi yang diperoleh ataupun melihat kemampuan memori seorang individu.
 Menurut Anderson, 1980 “belajar itu hanyalah merupakan salah satu proses yang diselidiki dan antara kegiatan belajar dan sub-sub ranah lain dari psikologi kognitif tetap tidak jelas. Namun demikian, penelitian pengolahan informasi memberikan sumbangan atas pengertian proses belajar. Dari pernyataan Anderson tersebut dapat kita simpulkan bahwa antara belajar dan pengolahan informasi adalah dua aspek yang saling melengkapi.
 Memori kerja atau jangka pendek, adalah sistem penyimpanan yang menampung lima hingga sembilan potongan informasi setiap saat. Informasi masuk ke memori kerja dari rekaman indera maupun memori jangka panjang. Pengulangan adalah proses pemanggilan kembali informasi untuk menempatkannya ke dalam memori kerja.
Memori jangka panjang, adalah bagian sistem memori dimana sejumlah besar informasi disimpan dalam kurun waktu yang tidak terhingga. Teori pembelajarankognitif menekankan pentingnya membantu siswa menghubungkan informasi yang sedang dipelajari dengan informasi yang ada dalam memori jangka panjang.
B. Teori Pembelajaran KognitIF
      Teori pembelajaran kognitif merupakan suatu proses yang terjadi dalam akal pikiran manusia. Pada dasarnya belajar adalah suatu proses usaha yang melibatkan aktivitas mental yang terjadi dalam diri manusia sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh suatu perubahan dalam bentuk pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, keterampilan dan nilai sikap yang bersifat relative dan berbekas.
Belajar diartikan sebagai perubahan perilaku yang relative permanen sebagai akibat dari adanya latihan. Teori kognitif menurut Bambang Warsita yang beranggapan bahwa “Belajar adalah pengorganisasian aspek-aspek kognitif dan persepsi untuk memperoleh pemahaman”, maksudnya bahwa belajar adalah perubahan persepsi dan pemahaman yang tidak selalu dapat dilihat sebagai tingkah laku. Di mana teori ini menekankan pada gagasan bahwa bagian-bagian suatu situasi saling berhubungan dalam kontek situasi secara keseluruhan. 
Istilah kognitif ( cognitive ) berasal dari kata cognition yang padanan katanya knowning, artinya mengetahui. Dalam arti luas cognition ( kognisi ) ialah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan. Dalam perkembangannya istilah kognitif menjadi popular sebagai salah satu domain atau ranah psikologis manusia yang meliputi setiap perilaku mental dan berhubungan dengan pemahaman, pertimbangan, pengolahan informasi, dengan pemecahan masalah, kesenjangan, dan keyakinan.
Teori psikologi kognitif adalah bagian terpenting dari sains kognitif yang telah memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam perkembangan psikologi belajar.  Sains kognitif merupakan himpunan disiplin yang terdiri atas : psikologi kognitif, ilmu-ilmu computer, linguistik, integensi buatan, matematika, epistemology, dan psikologi syaraf.
Teori pembelajaran harus mampu menghubungkan antara hal yang ada sekarang dengan bagaimana menghasilkan hal tersebut. Teori belajar menjelaskan dengan pasti apa yang terjadi, namun teori pembelajaran hanya membimbing apa yang harus dilakukan untuk menghasilkan hal tersebut. Ada 3 hal yang terkait dengan teori pembelajaran:
1.      Teori pembelajaran harus memperhatikan bahwa terdapat banyak kecenderungan cara belajar siswa, dan kecenderungan ini sudah dimiliki siswa jauh sebelum ia masuk ke sekolah.
2.      Teori ini juga terkait dengan adanya struktur pengetahuan.
Ada 3 hal yang terkait dengan struktur pengetahuan:
a)      Struktur pengetahuan harus mampu menyederhanakan suatu informasi yang sangat luas.
b)      Struktur pengetahuan tersebut harus mampu membawa siswa kepada hal-hal yang baru, melebihi informasi yang telah dijelaskan.
c)      Struktur pengetahuan harus mampu meluaskan cakrawala berpikir siswa, mengkombinasikannya dengan ilmu-ilmu lain.
3.      Teori pembelajaran juga terkait dengan hubungan optimal. Seorang guru harus mampu mencari hubungan yang mudah tentang sesuatu yang akan diajarkan, agar murid lebih mudah menangkap informasi tersebut.

                                                            BAB III
                                                         PENUTUP
    a.       Kesimpulan
       Pengolahan informasi ialah pemrosesan informasi yang aktif melalui tahapan
 (a) mengumpulkan informasi dan mengubahnya menjadi kode-kode,
 (b) menyimpan informasi, dan
 (c) mengingat kembali ababila diperlukan.
           Teori pembelajaran kognitif ialah prosesinternal yang tidak dapat diamati secara langsung. Perubahan tingkah laku terjadi dalam situasi tertentu sebagai reflaksi perubahan internal. Aplikasi praktis teori kognitif dalam pembelajaran ialah bahwa pembelajaran harus menekankan perhatian siswa, dan mengutamakan makna bukan memorasi. Belajar diartikan sebagai perubahan perilaku yang relative permanen sebagai akibat dari adanya latihan. Istilah kognitif (cognitive) berasal dari kata cognition (kognisi) ialah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan. Dalam perkembangannya, istilah kognitif menjadi popular sebagai salah satu domain atau ranah psikologis manusia yang meliputi setiap perilaku mental dan berhubungan dengan pemahaman, pertimbangan, pengolahan informasi, dengan pemecahan masalah, kesenjangan, dan keyakinan.
b.      Saran
         Semoga tersusunnya makalah ini dapat menambah pengetahuan tentang Pengolahan Informasi dan Teori Pembelajaran Kognitif serta menjadi sumber referensi bagi pembacanya. 


                               DAFTAR PUSTAKA

 ·         Slavin, RE. (2011). Psikologi Pendidikan Teori dan Praktek Pengolahan Informasi dan Teori Pembelajaran Kognitif. Jakarta: PT Indeks
·         Suyono dan Hariyanto. 2001. Belajar dan Pembelajaran; Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Rosda Karya
·         Muhaimin, Sutia’ah, Nur Ali. 2002. Paradigm Pendidikan Islam; Upaya Mengefektifkan PAI di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosda Karya
·         Bambang Warsita. 2008. Teknologi Pembelajaran; Landasan Dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta
·         Sutiah. Buku ajar Teori Belajar dan Pembelajaran, 2003, Universitas Negeri Malang.



25 komentar: